Komisi Gratis | Bisnis Online Tanpa Modal

Minggu, 10 April 2011

kambing pe galur murni

"Selamat datang di situs kami yang membahas tentang kambing-kambing pe galur murni". 
Demikian tulisan selamat datang pada beberapa situs yang pernah saya baca. Namun dalam benak saya selalu terlintas pertanyaan tentang : Apakah galur murni tersebut? Apakah sama galur murni yang mereka sebutkan / terangkan dalam situs mereka adalah galur murni sesuai dengan ilmu yang sedemikian limitnya saya dapatkan dari perkuliahan saya (lha wong kuliah sinambi ngantuk plus mikir nanti cari rambanan di mana lagi ya buat makan kambing-kambing emas saya di rumah, he...he...), dan dari majalah trubus yang menumpuk di meja menunggu untuk dibayarkan tagihannya ( he...he... dapat ilmu dari utang, gak apa-apa kan? insya allah terbayar...). Adakah kambing PE yang bergalur murni atau yang memang benar-benar bergalur murni?
Menurut pemikiran saya yang belum mekar ini sih, kalo dari awalnya tidak ada catatan yang jelas soal kedatangan nenek moyang kambing pe yang konon kabar dari beberapa literatur tersebut adalah dari India, dapat dipastikan kambing pe yang ada adalah belum tentu galur murni. Lha wong ya saya ndak tahu (apa kurang info?) dengan siapa si nenek moyang yang asli India ini dikawinkan di Indonesia.
Semoga dengan bertambahnya info yang saya dapat, dapat menyemarakkan kambing pe galur murni di Indonesia. Saya dan kita semua wajib mencari dan menunggu hasilnya demi keberanekaan plasma nutfah Indonesia kita.

Rabu, 22 Desember 2010

anakan dari sleman

 
Lebih kurang 2 th saya belajar beternak kambing pe yg berasal dari lereng gunung merapi yg tepatnya di desa girikerto,sleman.Mula-mula hanya beli 4 ekor kambing dara yg sudah bunting,dan saya pelihara salama 4,5 bulan lamanya dan akhirnya bisa beranak juga,dan ternyata cempenya atau anakannya lahir keturunannya bagus.Sekarang saya udah memelihara kambing pe sekitar 11 ekor.Dan akan saya kembangkan terus.Cita-cita saya akan membentuk kelompok tani kambing PE di daerah kami,mohon doa restunya.

Banyak gawean

Suka duka berkambing PE buanyak sekali.
Yang diingat hanyalah semua itu berawal dari ide yang telah lama terpendam, "membuka sesuatu hal yang baru". Dan memang harus disadari sesuatu yang baru pasti banyak apa-apanya. Mulai dari doa restu keluarga sampai tetangga, terutama DANA.
Dengan modal kisaran belasan juta, mulai dengan membangun tembok pembatas, beli kambing untuk indukan, beli pakan untuk sebulan, dan disertai tenaga untuk menjelajah lereng-lereng pegunungan demi sebuah nama "Kaliandra".
Alhamdullillah,Tak terasa sudah banyak anak yang terlahirkan dari indukan, sudah berliter-liter susu yang diminum untuk mengatasi bebarapa penyakit, sudah berkarung-karung pupuk kotoran kambing untuk sawah dan kebun di seberang rumah,
Semoga, untuk seterusnya akan lebih berkembang.
(Info lebih lanjut hubungi e-mail: tantosapto@gmail.com)